MINGGU
YANG BERAT
"Bangun bangun, udah jam 5 !!!"
Ibu membangunkan Rendi dengan paksa. Dengan mata yang masih berat Rendi bangun
lalu pergi ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu. Setelah itu dia sholat subuh dan membereskan kamarnya. "Sarapan
lalu mandi, Ren." Ibu menyuruh nya lagi. "Iyaa bu." Jawab Rendi.
Hari ini dia berencana untuk mengerjakan tugas fisika bersama teman teman nya. Dengan bergegas dia
mandi. Rendi adalah seorang laki laki yang duduk dibangku SMA kelas 12, yang
mempunyai saudara 3, dia adalah satu satunya adnak laki laki dikeluarganya. Dia
adalah orang yang kadang kadang rajin untuk mengerjakan tugas, kalau sedang
malas dia tidak akan mengerjakannya.
Setelah jam 9, Rendi pamitan pada
ibunya untuk berangkat mengerjakan tugas "Bu,
Rendi berangkat. Assalamualaikum." Kata rendi. "Iya di, hati
hati." Jawab ibu. Rendi pun berangkat dengan mengendarai sepeda motor ke
rumah Firman. Dijalan dia menyanyi nyanyi
sendiri seperti layaknya penyanyi menyanyi di panggung. Setelah beberapa lama,
motornya kehabisan bensin. "Aduhhhh!!! Aku lupa mengisi bensin tadi."
Lalu dengan penuh rasa kesal dia mendorong motornya sambil pencari pengisian
bahan bakar terdekat. Setelah beberapa menit mendorong motor akhir nya dia
menemukan POM MINI di jalan. "Bearapa dek?"tanya ibu penjaga POM MINI
kepada Rendi. "10.000 aja bu."jawab Rendi. Lalu dia melanjutkan
perjalanannya menuju rumah temannya.
Sesampainya disana ternyata teman
temannya belum datang. Padahal dia merasa sudah terlambat untuk datang karena
tadi habis mendorong motornya yang mogok kehabisan bensin.
"Assalamualaikum"Rendi memberi salam.
"Waalaikumsalam."jawab yang punya
rumah, Firman.
"kemana ko belum pada datang?" Rendi
merasa heran.
"Biasalah orang indonesia, kalau tidak ngaret ya
bukan orang Indonesia."jawab temannya dengan bercanda.
" Hahahhaa, bisa
aja kamu man. "jawab Rendi
Setelah beberapa lama
menunggu akhirnya kedua teman Rendi datang.
"Assalamualaikum"mereka memberi salam
"waalaikumsalam "jawab Rendi dan Firman
"kemana saja sih kalian?. Jawab Rendi
"Biasalah inikan hari Minggu jadi aku disuruh bersih
bersih rumah dulu."Jawab Danu salah satu teman Rendi.
"Ohh ,yasudah tidak apa-apa."jawab Rendi.
"Ayo langsung kita mulai saja."Kata Firman.
Mereka
pun mengerjakan tugas tersebut dengan serius. Tetapi disela sela itu Rudi salah
satu teman Rendi menanyakan salah satu tugas.
" Apakah kalian sudah mengerjakan tugas Basa
Sunda?."tanta Rudi
"Tugas Sunda yang mana??."Rendi merasa heran.
"Tugas yang disuruh menontoh wayang
ituloh."jawab Rudi
"Ohhh, yaampun aku lupaa."
"Yasudah sekalian saja sekarang
kerjakan."Firman memberikan solusi.
"Heheh, iyaa deh habis mengerjakan tugas ini."
Mereka
pun melanjutkan mengerjakan tugas yang tadi belum selesai.
Setelah
beberapa lama, tugasnya selesai. Rendi melanjutkannya dengan mengerjakan tugas
Basa Sunda yang lupa belum ia buat.
"Man, Aku pinjam laptopmu sebentar saja."Rendi
meminta pada Firman.
"Ohh iyaiya boleh."jawab Firman
Dengan
mata yang mengantuk Rendi menonton wayang.
Adzan
Dzuhur pun berkumandang tanda dimana saatnya mereka semua untuk pulang. Mereka
berpamitan pada Firman dan Ibunya.
"Kami mau pamit pada ibumu Man."kata Rendi
"Iya sebentar aku panggilkan."
"Mau pada kemana dek, baru juga Dzuhur main main aja
dulu,hehe."kata ibu Firman
"Iya bu ,kapan kapan lagi kami main nya."kata
Rudi
"Ohh yaudah, hati hati dijalan nya yaa."Ibu
Rendi berpesan.
"Iyaaa siap bu."jawab kami
Akhirnya
mereka pulang kerumah masing masing. Termasuk juga Rendi
Saat di jalan perjalanan menuju rumah tiba tiba motor
yang dinaiki Rendi terasa berat. Ternyata ban motornya bocor.
"Aduhhh, ada ada saja hari ini, tadi pagi sudah
olahraga dorong motor sekarang masa harus olahraga lagi."Rendi merasa
kesal.
Akhirnya
dengan terpaksa Rendi mendorong motornya sampai ke bengkel tambal ban. Setelah
beberapa menit ia sampai di salahsatu bengekel
"Kenapa dek motornya?"Tanya salah satu montir
"Ini bang bannya bocor."jawab Rendi.
Setelah
beberapa lama menunggu ,bannya pun siap untuk melanjutkan perjalanan. Rendi pun
bergegas untuk pulang kerumah.
Begitulah
hari mingu yang dialami Rendi, dengan berbagai masalah dan cobaan ia tetap
sabar menjalaninya. Dari mulai motor kehabisan bensin, belum mengerjakan
tugas,sampai ban motornya bocor. Tetap dia tetap ikhlas mengerjakannya.
Komentar
Posting Komentar